AQUA LESTARI,
Menguatkan Komitmen Ganda untuk Manfaat Berkelanjutan

AQUA memperkuat inisiatif berkelanjutan untuk menghadapi tantangan bisnis yang semakin menguat akibat pengurangan kualitas serta kuantitas sumber daya alam, pertambahan penduduk, serta harapan pemangku kepentingan. Penguatan ini diwujudkan dengan pembaruan fokus dan target AQUA Lestari yang ingin dicapai pada tahun 2020. Dalam pembaruan fokus dan target ini, terdapat empat pilar utama dalam AQUA Lestari yaitu perlindungan sumber daya air; optimalisasi kemasan dan pengumpulan sampah kemasan; distribusi produk yang berkelanjutan; dan pengurangan jejak karbon. Keempat pilar tersebut ditopang oleh pilar pelibatan komunitas dan masyarakat karena AQUA menyadari bahwa untuk mewujudkan setiap inisiatif memerlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan sehingga hasil yang diraih tepat sasaran dan terjamin keberlanjutannya.

Prinsip Dasar Aqua Lestari

PERLINDUNGAN
SUMBER DAYA AIR

AQUA berkontribusi dalam melindungi sumber daya air secara menyeluruh dengan mengembalikan lebih dari 100% air yang dimanfaatkan (positive water balance) ke dalam ekosistem pada tahun 2030, menggunakan air secara bertanggung jawab  dan meningkatkan akses air bersih untuk masyarakat.

PENGURANGAN
CO2

AQUA memerangi perubahan iklim dengan mengurangi jejak karbon serta meminimalisir pelepasan karbon ke udara menuju karbon netral (zero nett carbon) pada tahun 2050.

OPTIMALISASI KEMASAN
DAN PENGUMPULAN
SAMPAH KEMASAN

AQUA akan mengumpulkan sampah kemasan plastik lebih dari yang diproduksi pada tahun 2030, menciptakan siklus hidup baru untuk seluruh kemasan plastik, serta menuju kemasan yang 100% dapat didaur ulang.

DISTRIBUSI
PRODUK SECARA BERKELANJUTAN

AQUA selalu berusaha untuk berinovasi dalam mengatasi tantangan transportasi secara berkelanjutan.

AQUA Mengalirkan Kebaikan

Optimalisasi Kemasan dan Pengumpulan Sampah Kemasan

Kerja Sama Danone-AQUA, Pemerintah, dan The Ocean Cleanup: Cegah Sampah Plastik Masuki Lautan dengan The Interceptor™ 001

Sungai berperan penting mengalirkan air ke tengah kehidupan manusia hingga ia bermuara di laut. Sayangnya, 80% sampah di lautan ternyata berasal dari 1000 sungai paling tercemar di dunia, salah satunya di Indonesia

08 Nov 2019

Optimalisasi Kemasan dan Pengumpulan Sampah Kemasan

The Interceptor™ Ciptaan Boyan Slat, Bersihkan Plastik di Sungai Sebelum Capai Lautan

Tahukah Anda? Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh organisasi asal Belanda The Ocean Cleanup, Ternyata 1000 sungai di dunia bertanggung jawab atas 80% polusi sampah plastik lautan dunia.

08 Nov 2019

Optimalisasi Kemasan dan Pengumpulan Sampah Kemasan

Riset Gabungan bersama Pemerintah Indonesia dan Danone-AQUA

Sampah plastik merupakan persoalan serius bagi negara-negara di dunia, termasuk Indonesia sebagai negara kedua di dunia dengan jumlah sampah plastik terbanyak di lautan.

08 Nov 2019

Optimalisasi Kemasan dan Pengumpulan Sampah Kemasan

Boyan Slat, Sang Penemu Teknologi Pembersih Sampah di Lautan

Boyan Slat yang lahir pada 27 Juli 1994 adalah seorang penemu dan entrepreneur asal Belanda yang berhasil menciptakan solusi teknologi untuk masalah global. Dia adalah pendiri dan CEO dari The Ocean Cleanup

08 Nov 2019

Perlindungan Sumber Daya Air

Kemah di kawasan konservasi, Pabrik AQUA Keboncandi Ajak Siswa Sekolah Sahabat Mata Air

Kemah di kawasan konservasi, Pabrik AQUA Keboncandi Ajak Siswa Sekolah Sahabat Mata Air

12 Feb 2019

Perlindungan Sumber Daya Air

Hambat Limpasan Air Hujan, Pabrik AQUA Pandaan Buat 1000 Biopori di Lereng Arjuna

Hambat Limpasan Air Hujan, Pabrik AQUA Pandaan Buat 1000 Biopori di Lereng Arjuna

15 Jan 2019

Perlindungan Sumber Daya Air

Inovasi Water Credit Danone-AQUA dan Water.org untuk Perluas Akses Air Bersih dan Sanitasi Masyarakat Indonsia

Inovasi Water Credit Danone-AQUA dan Water.org untuk Perluas Akses Air Bersih dan Sanitasi Indonesia

03 Jan 2019

Dengan adanya air bersih dari AQUA memudahkan masyarakat untuk mendapatkan air. Sebelumnya saya punya sumur tetapi dengan menjadi pelanggan lebih mudah mendapat air, tidak perlu menyalakan sanyo di rumah, lebih enak.

Ujang Sadudin, Pengelola Air Bersih Kp. Ciherang
“Koperasi ini membantu saya mengembangkan usaha dan mengelola tabungan. Selain itu saya juga  mendapatkan pembagian hasil keuntungan koperasi atau SHU.”
Ibu Yeti, Anggota KOPPER MESRA
“Usaha keripik singkong saya menjadi semakin berkembang berkat bantuan modal dan pendampingan pengembangan usaha dari Koperasi Wanita AQUA.”
Ibu Eneng Martini, Anggota KOPPER MESRA
“Ibu-Ibu di Kelurahan Medan Satria dapat terlepas dari rentenir serta mulai mengembangkan usaha rumahan berkat pendampingan Koperasi Wanita dari CSR AQUA.”
Ibu Alfiah, Pengurus KOPPER MESRA
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan CSR yang telah dilakukan oleh AQUA. Proses pendampingan yang dilakukan AQUA sudah tepat sasaran dan sesuai dengan prinsip – prinsip pembangunan desa.”
Nyoman Suardana, Kepala Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Petang
“Saat ini kami sudah memiliki kerja sama yang erat dengan Pabrik AQUA Mambal.AQUA sangat peduli pada program pendampingan petani agar mereka dapat menerapkan pertanian sehat dan ramah lingkungan.”
I G.A.K Sudaratmadja, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan
Sustainability Report AQUA Lestari 2015 - 2016

Tanya Aqua Lestari

Tinggalkan saran, pesan, komentar atau pertanyaan Anda
seputar AQUA Lestari melalui form di bawah ini.